Jurnalisme Foto oleh Mas Harimawan Latif dan Om Arbain Rambey

Hasil foto bagus atau tidaknya bukan salah modelnya. Tapi salah fotografernya. Jadi tidak ada itu istilah fotogenik”. -Arbain Rambey

Jurnalisme foto merupakan salah satu mata kuliah (matkul) wajib di peminatan jurnalisme Komunikasi UI. Mata kuliah ini termasuk mata kuliah eksklusif, karena ngga bisa dibelanjain sama peminatan lain. Dan menarik bagi anak jurnal sebab dua dosennya yang keren.

Ya jelas keren, yang satu itu Mas Hari sudah kerja di dunia fotografi di banyak bidang. Ia juga pernah buat proyek bareng UNICEF. Waktu itu Mas Hari menunjukkan video kerja sama dia terkait campaign UNICEF : Inisiasi Dini Menyusu Air Ibu (bisa di cek as keyword di YouTube ya). Nah, Mas Hari lebih mengajar ke teori, teknik, dan seninya fotografi sendiri. Tapi tetap dalam kaidah dunia jurnalistik. Sedangkan Om Arbain, Arbain Rambey, salah satu fotografer yang namanya tak asing di Indonesia. Ia juga merupakan wartawan foto jurnalistik Kompas, istilah lainnya photojournalist. Om Bain mengajar terkait praktek. Jadi, kalau pertemuan kelas bersama Om Bain biasanya disuruh bawa kamera atau ngga laptop untuk bagian editing.

Praktik Foto Jurnalistik di Desa Dramaga, Bogor

Pada (17/11) lalu, diadakan praktik langsung foto jurnalistik di Desa Dramaga, Bogor. Setiap tahunnya, Mas Hari dan Om Bain memang mengadakan turun ke lapangan (turlap) untuk para mahasiswanya belajar praktik fotografi.

Lokasi yang dipilih cukup jauh dan akses ke sana juga lumayan effort. Sedikit bercerita, ketika sedang menuju lokasi, bus yang ditumpangi terperosok ke dalam selokan. Akhirnya rombongan harus turun dari bus dan menumpang mobil Om Bain (Om Bain membawa mobil pribadi jadi tidak ikut naik bus) dan ada mobil EO-nya juga.

Ini salah satu foto bus saat terperosok:

166154

Setelah kegiatan selesai, bus tersebut masih terperosok. Padahal sudah dicoba ditarik oleh beberapa truk, bergantian ada truk 1, truk 2, tapi tidak ada yang bisa. Cukup lama rombongan menunggu untuk bus bisa beroperasi kembali, tapi masih juga ngga bisa. Akhirnya yang perempuan semuanya pulang sama Bang Bain (kadang manggil om, kadang manggil bang), ada 8 orang pulang sama Bang Bain. Sisanya, 5 laki-laki (4 mahasiswa dan Mas Hari) menunggu dijemput Tim UI. Jadi, keadaan bus sudah sulit buat ditarik truk, akhirnya lapor UI dan minta tolong ditindaklanjuti.

Walau ada musibah yang cukup tidak mengenakkan, Jurnal’15 (nama panggungnya : Selusin Jurnalis, karena cuma 12 orang mahasiswanya) tetap puas dengan kelas yang dilaksanakan di luar kampus. Masing-masing membawa pulang karya fotografi mereka dan aku yakin pasti bagus-bagus.

Ini salah satu karyaku (satu aja ya, yang lain buat UAS^^ ):

edit 1 IMG_0336
Credit : Yasmine Raudya
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.